Tim Undiksha–BRIDA Buleleng Gelar Sidang Pengendali Mutu Kajian Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Pemkab Buleleng 2026

  Publish 10 September 2026       Wiardi 

Singaraja – Selasa (08/09/2026) Tim Penyusun Kajian Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten Buleleng Tahun 2026 dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Sidang Tim Pengendali Mutu Laporan Pendahuluan di Ruang Rapat BRIDA Buleleng.

Sidang Tim Pengendali Mutu Laporan Pendahuluan Kajian Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten Buleleng Tahun 2026 dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Sugiartha Widiada, M.Si. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd.; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Putu Ariadi Pribadi, S.STP., M.A.P.; Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Made Era Oktarini; Kelompok Ahli Bidang Pembangunan; Perwakilan OPD terkait; Perwakilan Camat sekabupaten Buleleng; Ketua Forkomdeslu Kabupaten Buleleng; Perwakilan BEM Universitas di Buleleng; Tim Pengendali Mutu Kelitbangan; Tim pelaksana; Tim Teknis dan Tim Pengawas.

Sidang diawali dengan pemaparan laporan pendahuluan oleh Tim Pelaksana, Prof. I Nengah Suastika, S.Pd., M.Pd. yang menjelaskan bahwa Kajian Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten Buleleng Tahun 2026 mencakup evaluasi terhadap 13 aspek utama. Aspek tersebut meliputi infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pangan, sandang dan papan, pembangunan wilayah serta berbagai aspek pelayanan dan pembangunan lainnya yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kajian ini menggunakan metode mixed methods dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Kegiatan penelitian dilaksanakan selama 120 hari dengan cakupan wilayah yang meliputi 9 kecamatan di Kabupaten Buleleng. Pendekatan tersebut digunakan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tingkat kepuasan masyarakat sekaligus menggali berbagai pengalaman dan permasalahan yang dirasakan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.

Hasil akhir yang diharapkan dari kajian ini adalah tersedianya gambaran mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Buleleng, khususnya berdasarkan aspek pelayanan publik dan pembangunan yang telah dirasakan oleh masyarakat. Untuk memperoleh data yang lebih mendalam, tahapan selanjutnya akan dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) di tingkat kecamatan serta penyebaran kuesioner kepada masyarakat sebagai responden.

Pada akhir sidang, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., memberikan arahan agar kajian yang dilaksanakan tidak berhenti pada penyajian data dalam bentuk persentase semata. Menurutnya, hasil kajian perlu dianalisis secara lebih mendalam sehingga dapat menjadi salah satu instrumen evaluasi terhadap pelaksanaan program Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Adanya kajian ini diharapkan mampu memberikan gambaran apakah berbagai program dan kebijakan pemerintah daerah telah memenuhi harapan masyarakat atau masih terdapat persoalan mendasar yang belum terselesaikan. Dengan demikian, kajian ini tidak hanya menjadi instrumen pengukuran kepuasan masyarakat tetapi juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

Melalui Kajian Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten Buleleng Tahun 2026, diharapkan dapat dirumuskan berbagai rekomendasi kebijakan yang strategis dan berbasis pada kondisi serta kebutuhan masyarakat. Hasil tersebut selanjutnya diharapkan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, kinerja pemerintahan, dan tata kelola pemerintahan yang semakin responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kategori: 

Kata Kunci: 

    Publikasi Terkait: