Tim Pembangunan ZI WBK/WBBM FHIS Undiksha Selenggarakan Pertemuan Lengkapi Dokumen LKE Tahun 2026

  Publish 16 Februari 2026       Wiardi 

Singaraja – Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melaksanakan pertemuan dalam rangka melengkapi Dokumen Lembar Kerja Evaluasi (LKE) ZI WBK/WBBM Tahun 2026. Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang IKI FHIS Undiksha ini berlangsung selama 2 hari, yaitu Senin (09/02/2026) sampai dengan Selasa (10/02/2026).

Pertemuan ini diikuti oleh Dekan, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III beserta seluruh Tim ZI WBK/WBBM FHIS Undiksha. Kegiatan ini diselenggarakan bertujuan untuk memastikan seluruh dokumen pendukung pada masing-masing area perubahan telah sesuai dengan indikator penilaian yang ditetapkan.

Pertemuan Tim ZI WBK/WBBM FHIS Undiksha ini dipandu oleh Wakil Ketua Tim, yaitu I Dewa Gede Herman Yudiawan, M.H. Dalam pertemuan ini, Wakil Dekan II FHIS Undiksha, Dr. I Putu Ananda Citra, S.Pd., M.Sc. mewakili Dekan FHIS Undiksha menyampaikan arahannya bahwa “kelengkapan dan kualitas dokumen LKE menjadi salah satu faktor utama dalam proses evaluasi pembangunan zona integritas. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan sinergi antarbagian guna memastikan setiap dokumen pendukung pada masing-masing area perubahan telah sesuai dengan indikator penilaian yang ditetapkan,” ujarnya.

Selanjutnya, masing-masing bidang tim kerja melakukan dan melaksanakan pemenuhan dokumen pendukung serta mereview terhadap dokumen pada enam area perubahan, meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM aparatur, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Setiap koordinator area memaparkan progres serta kendala yang dihadapi, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan penyempurnaan dokumen.

Melalui kegiatan ini, FHIS Undiksha menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima. Diharapkan, upaya yang dilakukan secara berkelanjutan ini dapat mendukung terwujudnya predikat WBK/WBBM pada tahun 2026.

Kategori: 

Kata Kunci: 

    Publikasi Terkait: