Singaraja – Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum II sebagai rangkaian dari program Summer School yang diselenggarakan melalui kerja sama antara FHIS Undiksha dan Universiti Malaya pada Rabu (26/08/2026) bertempat di Ruang Seminar FHIS Undiksha. Kuliah umum dengan mengangkat tema, “Teaching Strategies for Gen-Alpha Students” menghadirkan kembali narasumber dari Universiti Malaya, Prof. Dr. Abd Razak Bin Zakaria.
Kuliah umum ini dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III serta pimpinan struktural lainnya, Pembimbing Kemahasiswaan, Ketua Gugus dan Tenaga Kependidikan di lingkungan FHIS Undiksha. Kuliah Umum tersebut diikuti oleh mahasiswa FHIS Undiksha dan mahasiswa dari Universiti Malaya.
Dekan FHIS Undiksha, Prof. Dr. I Nengah Suastika, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah umum dengan tema, “Teaching Strategies for Gen-Alpha Students” memiliki relevansi yang sangat penting dengan dinamika dan tantangan pendidikan saat ini. Menurutnya, Generasi Alpha tumbuh dalam lingkungan yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi digital dan arus informasi yang begitu cepat. Kondisi tersebut menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi dan menghadirkan strategi pembelajaran yang inovatif, kreatif serta sesuai dengan karakteristik peserta didik.
“Perubahan karakteristik peserta didik dari generasi ke generasi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan. Generasi Alpha memiliki pengalaman dan pola interaksi yang berbeda karena tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital yang sangat pesat. Oleh karena itu, para pendidik perlu terus mengembangkan strategi pembelajaran agar proses pendidikan tetap relevan dengan kebutuhan peserta didik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dekan FHIS Undiksha menekankan bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sarana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif dan bermakna. Namun demikian, pemanfaatan teknologi tetap perlu diimbangi dengan penguatan karakter, nilai-nilai kemanusiaan, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik.
“Pendidikan tidak hanya bertujuan membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian. Oleh karena itu, strategi pembelajaran bagi Generasi Alpha perlu mampu mengintegrasikan penguasaan teknologi dengan penguatan nilai, karakter, kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berkolaborasi,” tambahnya.
Dengan dipandu oleh Irwan Nur, S.Sos., M.Pd., sebagai moderator, Prof. Dr. Abd Razak Bin Zakaria dalam paparannya menekankan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang adaptif terhadap karakteristik Generasi Alpha. Salah satu pendekatan yang ditekankan adalah Technology-Integrated Learning, yaitu pemanfaatan perangkat dan media digital seperti tablet, smartboard, AR/VR serta aplikasi pendidikan untuk meningkatkan keterlibatan dan interaktivitas mahasiswa dalam proses pembelajaran.
Strategi lainnya mencakup Personalized and Adaptive Learning yang memungkinkan pembelajaran disesuaikan dengan kecepatan, gaya dan minat masing-masing peserta didik. Pendekatan Collaborative and Project-Based Learning (PBL) juga menjadi bagian penting dengan mendorong peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan persoalan nyata atau proyek lintas disiplin. Pendekatan tersebut dinilai dapat mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan keterampilan bekerja sama. Lebih lanjut disampaikan, strategi tersebut dapat didukung melalui penyajian materi yang singkat dan berbasis visual, seperti video dan infografis serta penguatan literasi digital dan keamanan dalam ruang daring.
Selain itu, pembelajaran bagi Generasi Alpha perlu memperhatikan aspek sosial dan emosional melalui Social-Emotional Learning, penerapan blended dan flipped classroom serta pemberian ruang bagi peserta didik untuk memiliki pilihan dalam proses belajarnya. Strategi tersebut perlu dilengkapi dengan pemberian umpan balik secara berkelanjutan dan asesmen formatif untuk mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.
Melalui kegiatan kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh wawasan baru mengenai dinamika pendidikan dan strategi pembelajaran yang relevan bagi Generasi Alpha. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal, khususnya bagi mahasiswa yang kelak akan berperan dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan pendidikan dan pengembangan generasi muda.












