Singaraja – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) telah menyelenggarakan Social Studies Competition (SSC) Tahun 2026 dengan mengusung tema, “Tumbuh Bersama dalam Semangat Intelektual: Penguatan Nalar Sosial untuk Membentuk Pelajar Cerdas dan Kritis Menuju Generasi Emas” pada Kamis (30/07/2026) bertempat di Gedung Auditorium Undiksha.
Kegiatan ini diawali dengan penyampaian laporan panitia oleh Ketua Panitia SSC 2026, Kadek Krisna Ardi Wirawan menyampaikan tercatat sebanyak 216 peserta yang berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti kompetisi ini. Seluruh peserta terbagi ke dalam 72 tim yang telah melalui berbagai tahapan seleksi hingga akhirnya bertanding pada babak final.
Selanjutnya, Ketua BEM FHIS Undiksha, Kadek Budi Arta menyampaikan terima kasih kepada pimpinan FHIS Undiksha, dosen pembimbing, para sponsor, sekolah peserta, guru pembimbing, panitia, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Social Studies Competition Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap kompetisi ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Dekan FHIS Undiksha serta dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, pejabat struktural, pembimbing kemahasiswaan, gugus, dan tenaga kependidikan di lingkungan FHIS Undiksha. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) di Undiksha.
Dalam sambutannya, Dekan FHIS Undiksha, Prof. Dr. I Nengah Suastika, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan SSC 2026 merupakan salah satu bentuk komitmen FHIS Undiksha dalam mendukung lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Fenomena yang terjadi saat ini menunjukkan adanya penurunan kesadaran sosial di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, peserta didik perlu dibekali kemampuan berpikir kritis agar mampu memahami dan mencari solusi atas berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat. Melalui Social Studies Competition ini, kami berharap para peserta dapat mengasah kemampuan analisis, berdiskusi secara ilmiah, serta menghasilkan gagasan yang konstruktif untuk menjawab berbagai tantangan sosial menuju Generasi Emas Indonesia,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya Social Studies Competition Tahun 2026, FHIS Undiksha berharap dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperkuat karakter, serta meningkatkan kepedulian terhadap isu-isu sosial. Kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan pelajar yang adaptif, inovatif, dan berintegritas sebagai bekal dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.















