Singaraja – Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas wawasan akademik dan memperkuat jejaring internasional melalui penyelenggaraan kegiatan Kuliah Umum dengan menghadirkan akademisi internasional, Dr. Danilo Alterado dari Panpacific University, Philippines. Kegiatan kuliah umum ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada hari Selasa (30/06/2026) dan hari Rabu (01/07/2026) bertempat di Ruang Seminar FHIS Undiksha.
Pembukaan kuliah umum berlangsung pada hari Selasa (30/06/2026) dan dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Koordinator Program Studi serta Kepala Bagian Umum di lingkungan FHIS Undiksha. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Dekan FHIS Undiksha, Prof. Dr. I Nengah Suastika, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Prof. I Nengah Suastika menyampaikan bahwa penyelenggaraan kuliah umum ini merupakan salah satu komitmen FHIS Undiksha dalam menghadirkan pengalaman belajar yang berkualitas melalui kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi mitra dari luar negeri. Kehadiran narasumber dari Dr. Danilo Alterado menjadi sarana strategis untuk memperluas wawasan dan perspektif global mahasiswa sekaligus memperkuat budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, dinamika sosial serta berbagai isu kontemporer yang berkembang di tingkat internasional.
Lebih lanjut, Prof. I Nengah Suastika berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang diskusi ilmiah yang inspiratif bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis dan reflektif dalam memahami berbagai tantangan global yang relevan dengan bidang ilmu sosial, humaniora, hukum dan kewarganegaraan. Selain itu, kuliah umum ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kompetensi akademik mahasiswa serta memperkuat jejaring kerja sama internasional yang mendukung upaya internasionalisasi FHIS Undiksha.
Pada hari pertama, Selasa (30/06/2026), Dr. Danilo Alterado menyampaikan materi bertajuk, “Intercultural Philosophy and the Future of Southeast Asian Humanism” kepada peserta kuliah umum yang diikuti dari mahasiswa Jurusan Sejarah, Sosiologi dan Perpustakaan FHIS Undiksha dengan moderator Prof. Dr. Ni Luh Putu Sri Adnyani, S.Pd., M.Hum. yang memandu jalannya diskusi secara interaktif. Dalam paparannya, Dr. Danilo Alterado mengajak peserta untuk memahami pentingnya dialog antarbudaya dalam membangun humanisme Asia Tenggara yang inklusif dan berakar pada nilai-nilai lokal. Melalui pendekatan filsafat interkultural, mahasiswa diajak merefleksikan tantangan dan peluang masyarakat Asia Tenggara dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.
Sementara itu, pada hari kedua, Rabu (01/07/2026), kuliah umum mengangkat tema “Universities, Democracy and Communicative Reason: Revisiting Habermas in the Age of Global Polarization”, Dr. Alterado membahas peran perguruan tinggi sebagai ruang publik akademik yang memiliki tanggung jawab dalam memperkuat demokrasi melalui pengembangan nalar kritis dan komunikasi yang rasional. Dengan mengacu pada pemikiran filsuf Jürgen Habermas, beliau menjelaskan bagaimana konsep communicative reason tetap relevan dalam menghadapi tantangan polarisasi sosial dan politik yang terjadi di berbagai negara pada era globalisasi saat ini. Pada sesi ini, kegiatan kuliah umum diikuti oleh mahasiswa Program Inisiasi Kelas Internasional (IKI) Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan
Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, FHIS Undiksha berharap mahasiswa dapat memperoleh perspektif baru mengenai isu-isu filsafat, humanisme, demokrasi dan komunikasi publik dalam konteks global. Selain memperkuat kompetensi akademik mahasiswa, kuliah umum ini juga menjadi bagian dari komitmen FHIS Undiksha dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi serta membangun jejaring kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi mitra di tingkat internasional.












